Tahun 2011 sudah mau habis, 2012 di depan mata. Banyak yang bilang, waktu itu berjalan begitu cepat. Tetapi ada juga yang bilang waktu berjalan lambat. yah, tergantung bagaimana kita menjalani dan merasakannya. Bagi saya sih waktu berjalan dengan sedang-sedang saja
. Saya lebih cenderung ingin menikmati waktu yang Tuhan berikan, karena kita hidup di dunia hanya sekali saja. Dan semoga saja dengan ‘jatah’ waktu saya di dunia ini, bisa memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar
.
Waktu berjalan, berarti umur juga bertambah. Dengan umur yang senantiasa bertambah, sudah seharusnya kita selalu lebih bijak dalam berpikir dan bertindak dari waktu ke waktu. Semua yang terjadi di tahun ini jangan hanya sekedar menjadi kenangan belaka, namun harus kita ambil hikmah dan pelajaran yang berharga. Dengan hikmah dan pelajaran itulah kita mempersiapkan diri, berusaha menjadi lebih baik di tahun berikutnya. Nah, mungkin saja di tahun ini ada juga momen-momen yang sangat berkesan, malah bisa menjadi sumber motivasi kita juga untuk berbuat lebih baik lagi.
Tahun 2011 ini menjadi tahun yang berkesan bagi saya. Ada beberapa momen yang penting terjadi sepanjang tahun ini. Salah satunya adalah tanggal 5 mei, saya berhasil lulus ujian sidang tugas akhir setelah berjibaku selama 1,5 tahun hanya untuk sebuah mata kuliah pamungkas tersebut. What a moment of relieve! Saya benar-benar merasa lega ketika itu, semua beban yang menghimpit serasa lepas dari pundak saya
. Kemudian ada lagi sebuah momen yang tidak akan pernah saya lupakan, tanggal 28 Juli 2011. Pada tanggal tersebut saya wisuda universitas. Bagi saya prosesi wisuda tersebut biasa saja bahkan cenderung membosankan. Tetapi bagi Ibu dan Bapak, wisuda adalah sesuatu yang sangat membanggakan dan membahagiakan. Saya tidak akan pernah lupa ketika sedang dalam antrian barisan untuk penyerahan ijazah, ibu mengirimkan sms yang berisi: “Bapak dan Ibu sudah puas dan sangat bangga bisa melihat adik berbaris di podium”. :’) Wow!! Hampir saja saya lupa, kalau gelar sarjana ini saya persembahkan untuk mereka.
Sebagai proses pendewasaan, Allah juga memberikan masa yang berat di tahun ini. Saya merasakan bagaimana menjadi seorang sarjana yang berjuang meraih pekerjaan dan berjuang melawan diri sendiri, yah sebutan kerennya sih “pengangguran”. Selama beberapa bulan berjuang kesana-kemari, lamar sana lamar sini, tes sana tes sini, berbagai rintangan menghadang, jalan yang berliku dan juga terjal (lebay) . Dengan hasil yang kurang lebih sama, being snubbed or being unfortunate. Selama masa itu saya benar-benar belajar untuk sabar dan ikhlas. Saya jadi sering mengeluh, bahkan cenderung lupa mensyukuri nikmat dari Allah SWT. Wah, payah sekali saya ini, kalau seperti itu kan jadi kelihatan gampang menyerah ya. Saya tidak mau menjadi orang yang lemah, saya harus bangkit. Untung saja saya mempunyai keluarga yang selalu mendukung dan mengingatkan. Juga teman-teman yang baik-baik. (kok malah jadi curhat :p). Akhirnya saya bisa bangkit dan alhamdulillah bisa mendapatkan pekerjaan.
Intinya, ambil sisi positif dan negatif di tahun 2011 untuk berbuat dan menjadi lebih baik di tahun 2012. Semoga di tahun 2012, kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik, lebih sukses, lebih bermanfaat dan meraih keselamatan&kebahagiaan. Oh iya jangan lupa, tingkatkan ibadah dan amal kita ya.


